Langsung ke konten utama

Mama b'day

Woohoooo.....
Sudah musim hujan lagi sekarang, waktunya untuk mager dan malas-malasan...
Anw...
Gue mo curhat dikit,
tanggal 4 Nov kemarin mamah ultah dan gue punya adik sweet bgt.
Dia pergi gak pamit, sore-sore gak tau kemana pake motor dan tiba-tiba hujan deras bgt, hujan deras tambah petir ngeri bgt.
Mamah di rumah udah marah-marah bgt, “kemanasih si aa (panggilan si adek di rumah) kenapa sih kebiasaan kalo pergi gak pernah bilang-bilang? mana ini ujan deras bgt, gimana sih?”
Setelah lamaaaa sekaliiiii tiba-tiba ada suara motor, “teh mamah mana? | dikamar, darimana kamu?| MAAAAAAHHHH...... MAMAAAAAAAHHH” mamah gak nyaut ngambek wkwkwk
Dateng ke kamar bawa buket bunga mawar sama kue, "MAMAAAAH SELAMAT ULANG TAHUUUNNN" 
Mamah speechless bgt ampe berkaca-kaca sampe bilang 
“Mamah mau marah ampe gak jadi, kamu mah liat cuma gara2 beli ginian doang buat mamah sampe basah kuyup bgt beli bunga jauh jauh ke palasari sampe beli kue segala. Mamah mah gak apa gak di kasih apa-apa juga samaanak-anak mamah yg penting kalian jadi anak sholeh/sholehah jadi anak pinter gak gini bikin mamah khawatir mulu, kemaren si teteh yg ngilang pulang2 bawa kado sekarang kamu yg ngilang. Makasih ya sayang” *dan pada akhirnya kami semua berpelukan* bapak cuma liatin sambil geleng2 kepala wkwk

Bunganya cantik bgt bikin ngiri, gak kebayang dia kalo punya cewek gimana, mamahnya aja di sayang apalagi ceweknya entar ._.


karena sesungguhnya

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan “ah”, dan janganlah kamu membentak mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra: 23).

Dari Abu Hurairah, dia berkata, telah dating kepada Rasulullah saw, seorang laki-laki lalu bertanya:, “Wahai Rasulullah, siapakah yang lebih berhak untuk saya patuhi dengan baik?” Beliau menjawab, “Ibumu” dia bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu” dia bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu” dia bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Beliau menjawab, “Ayahmu”. (HR Muslim)

Maka cintailah orangtua kalian ya kawan selagi kalian masih bisa membahagiakan mereka walaupun tidak mewah atau dengan harta, walau hanya dengan perhatian dan menurutinya mereka sudah bahagia, jangan sampai kalian menyesal kelak^^

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesempatan

Aku bosan, dengan kamu, dengan kita.. Tapi kenapa? Kamu tau kenapa ada manusia yang bisa sampai ke bulan? Padahal jika dipikirkan saja itu adalah sesuatu yang mustahil? Ya karena mereka tidak hanya berpikir, tapi mereka bertindak, mereka berusaha agar apa yang mereka mau bisa tercapai Kamu tau kenapa ilmuwan tidak takut mati hanya untuk sebuah penelitian ilmu pengetahuan? Padahal jika mereka gagal semuanya akan sia-sia hanya buang waktu saja? Ya karena mereka ingin membuktikan pada dunia bahwa semua hukum-hukum atau apapun yang mereka katakana itu bukan hanya bualan semata namun memang nyata. Lagipula tidak ada yang sia-sia di dunia ini bukan? Begitu juga kamu. Kita! Apa hubungannya? Aku ingin jadi astronot yang dapat pergi ke bulan, tapi apakah bisa jika tanpa ada bantuan mereka yang mengoperasikan roketnya? Ya tentu tidak! Aku ingin membuktikan hukum-hukum fisika, tapi apa bisa jika tidak ada yang percaya seolah menyuruh menyerah seakan s...

End-

Yeaayy akhirnyaa setelah sekian lama mati suri bisa nulis kembali, This is my new ‘cerita yang sangat pendek’ enjoy reading XOXO   Tuhan… bisakah kita memilih harus jatuh cinta pada siapa? Aku berbaring diatas lantai yang selalu dingin, penat rasanya pikiranku, Lelah rasanya jiwa dan ragaku, panas rasanya….hatiku. banyak hal yang ingin aku ceritakan, kadang memang sangat sulit untuk diungkapkan. Aku bimbang, hatiku resah nan gelisah. Mereka telah beberapa langkah lebih dahulu dariku, bahagia mendengarnya, senang melihatnya. Namun kadang bagai di pecut rotan panjang bergelombang, perih… Minggu depan aku harus ke Osaka, Jepang. Semua kemauan orangtuaku, padahal aku cinta negeriku tak peduli seberapa kacaunya kini, tak peduli seberapa ramainya perang sengketa dan sebagainya. Aku terlalu mencintainya dengan berbagai dilema dan konflik di dalamnya, namun negeriku punya banyak keunikan, punya banyak hal yang bisa dibanggakan, namun entah mengapa selalu saja terse...

Hujan

Ada hari dimana hujan tak kunjung berhenti Ada juga hari dimana hujan tak kunjung datang Tapi yang pasti ada hari dimana hujan selalu dinanti, untuk menutupi raut wajah penuh dengan kesedihan