Tahukah... aku masih mengingatnya, semua kenangan itu, sampai saat ini. Takkan ku cegah kalian untuk melupakanku, karena ku tahu suatu saat nanti akan ada memori yang terkikis, akan ada memori yang melemah dan saat itulah harus ada yang dikorbankan. Dulu aku merasa semuanya begitu lengkap dengan kehadiran kalian, kalian selalu ada saat aku ingin bercerita, ingin menangis dan ingin tertawa sekencang kencangnya dan disitulah aku merasa bahagia. Kini harus ada hati yang terluka, kenangan itu nampaknya memang sudah pudar, tak ada lagi asa yang tersisa. Aku benci mengatakannya namun jujur aku merindukannya. Kalian selalu tahu apa alasanku melakukan suatu hal tanpa harus aku bicara, dan ketika aku mulai pergi sepertinya semuanya terlukis dengan pasti. Ini mungkin memang jalan kita, kini kau, kau dengan mereka dan aku sudah menemukan yang lebih baik dari kalian. Akan ku ikuti arus ini, selamat jalan...
Aku bosan, dengan kamu, dengan kita.. Tapi kenapa? Kamu tau kenapa ada manusia yang bisa sampai ke bulan? Padahal jika dipikirkan saja itu adalah sesuatu yang mustahil? Ya karena mereka tidak hanya berpikir, tapi mereka bertindak, mereka berusaha agar apa yang mereka mau bisa tercapai Kamu tau kenapa ilmuwan tidak takut mati hanya untuk sebuah penelitian ilmu pengetahuan? Padahal jika mereka gagal semuanya akan sia-sia hanya buang waktu saja? Ya karena mereka ingin membuktikan pada dunia bahwa semua hukum-hukum atau apapun yang mereka katakana itu bukan hanya bualan semata namun memang nyata. Lagipula tidak ada yang sia-sia di dunia ini bukan? Begitu juga kamu. Kita! Apa hubungannya? Aku ingin jadi astronot yang dapat pergi ke bulan, tapi apakah bisa jika tanpa ada bantuan mereka yang mengoperasikan roketnya? Ya tentu tidak! Aku ingin membuktikan hukum-hukum fisika, tapi apa bisa jika tidak ada yang percaya seolah menyuruh menyerah seakan s...
Komentar
Posting Komentar