Langsung ke konten utama

Postingan

20!

Yeah I'm Officially Twen teen  af!!! Alhamdulillah saya masih diberi umur hingga bisa menyentuh angka kepala dua, dimana saya tidak bisa mengejek lagi mereka (teman-teman) yang sudah mendahului saya (tua-nya) Tidak sedikit dari mereka yang tidak percaya bahwa saya baru berkepala dua, namun tidak apa mungkin karna   sifat saya yang dewasa *ehm Tahun ini predikat teen sudah terlepas secara seutuhnya dari diri saya, semoga tingkah laku saya dapat mengikuti. Semakin dewasa seseorang semakin banyak yang harus dipikirkan, walaupun kedewasaan memang tak dilihat dari usia namun saya harus malu jika terus menerus kekanakan. Alhamdulillah kini saya harus semakin ekstra berfikir, mawas diri dan lebih bercermin dari kesalahan yang lalu. Semoga diumur saya yang sudah bukan kategori remaja ini segala hal yang saya lakukan lebih berkah dan bermanfaat, sukses, cepat lulus kuliah, dan yang paling penting bisa selalu membanggakan dan membuat orang tua saya bahagia. Walaup...

20 April 2016

"Dan Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa diselesaikan oleh hamba-Nya"   Kalimat itu yang saya yakini sepenuh hati, bahwa Tuhan memberikan cobaan kepada setiap hamba-Nya yang ada penyelesaian atau jalan keluarnya. Rabu, 20 April 2016 Saya dan keuarga menjaani hidup seperti biasanya, saat itu saya sedang tidak ada kuliah.. Tepatnya pukul 13:00 mamah dan bapak saya  sudah muai pulang dari pekerjaan masing-masing, entah kenapa beliau-beliau ingin puang cepat hari itu, kami sedang duduk-duduk dan berbincang-bincang seperti biasa, orangtua saya terutama yang sedang beristirahat dari penatnya dunia pekerjaan saat itu. Bapak saya keluar rumah dan kurang leih pukul 13:30 atau 14:00 bapak diluar  berteriak kencang pada kami ( saya dan mamah ) yang saat itu hanya berdua di dalam rumah karena adik saya masih di sekolahnya. Beliau terus berteriak dan menyuruh kami keluar dari rumah, saat ditanya ada apa beliau menjawab "cepet keluar, ada angin puti...
Dan jika tanah kembali basah Pasti langit kembali menangis Dan jika langit kembali bergemuruh Pasti ia sedang gusar Namun dunia tetap saja berputar Tak mau tahu bagaimana rasanya terjatuh Tak mau tahu alasannya mengeluh Yang ia tahu, hanyalah berputar Dengan segudang alasan Tak perduli masalah menghadang Hingga akhirnya datang Seluruh Ciptaan-Nya ditiadakan

Enter Twenties Will Make You Little Worried

Haloo Happy Holiday Everybody... Selamat liburann buat kalian yang liburan dan jalan-jalan gak kaya saya yang masih aja jalan di tempat *maafabaikan 😂 😂 😂 😂  Setelah sekian lama gak punya topik buat nulis di blog sekarang bisa nulis lagi, Kisah ini diangkat dari kisah beberapa orang yang sudah kehilangan masa-masa ababilnya dan mulai memiliki kepala dua, yeaaahhh twenties!!! Dan itu akan saya alami di tahun 2016 mendatang, ah tidak.    "YEAH I'M TWENTIES NOW!!! 😂" Banyak diantaranya bingung harus bersyukur atau lebih tafakur dengan umur 20 tersebut antara bersyukur 'Alhamdulillah masih dikasih umur' atau 'Ya Tuhan aku semakin menua'  Kenapa sih judulnya harus kaya gitu? Banyak sih ya alasannya, Di umur yang semakin bertambah pastilah pribadi kitapun dituntut untuk semakin dewasa, semakin mawas diri dan semakin bisa memilah dan memilih mana yang baik dan buruk. Kepala dua tidak mudah lagi, malah kadang menimbulkan beberapa hal yang...

Mama b'day

Woohoooo..... Sudah musim hujan lagi sekarang, waktunya untuk mager dan malas-malasan... Anw... Gue mo curhat dikit, tanggal 4 Nov kemarin mamah ultah dan gue punya adik sweet bgt. Dia pergi gak pamit, sore-sore gak tau kemana pake motor dan tiba-tiba hujan deras bgt, hujan deras tambah petir ngeri bgt. Mamah di rumah udah marah-marah bgt, “kemanasih si aa (panggilan si adek di rumah) kenapa sih kebiasaan kalo pergi gak pernah bilang-bilang? mana ini ujan deras bgt, gimana sih?” Setelah lamaaaa sekaliiiii tiba-tiba ada suara motor, “teh mamah mana? | dikamar, darimana kamu?| MAAAAAAHHHH...... MAMAAAAAAAHHH” mamah gak nyaut ngambek wkwkwk Dateng ke kamar bawa buket bunga mawar sama kue, "MAMAAAAH SELAMAT ULANG TAHUUUNNN"  Mamah  speechless bgt ampe berkaca-kaca sampe bilang  “Mamah mau marah ampe gak jadi, kamu mah liat cuma gara2 beli ginian doang buat mamah sampe basah kuyup bgt beli bunga jauh jauh ke palasari sampe beli kue segala. Mamah m...

Berhentilah, selagi bisa...

Tolong beri aku jarak, barang sejengkal dua jengkal. Tolong berhentilah mendekat, walau hanya selangkah dua langkah. Berapa kali harus kuucap, BERHENTI!!! JAGA JARAKMU!!! MENJAUH!!! ENYAHLAH AKU MOHON!!! Setiap aku hirup udara kebebasan dan tak sengaja ujung mata ini melirik kepojok kanan jendela, ada pantulan cahaya disana. Arahnya tepat membentang searah jarum jam menunjukkan pukul 4. Seketika rasanya dada ini terasa sesak, “Gempa bumi rasanya jantung gue” Ku pejamkan mata dan menghirup udara dalam-dalam, kian lama nafas ini kian tersendat, emosi mulai sulit kuatur, rasanya sesak, sangat sesak, melebihi seseorang yang sakit asma terkena serangan jantung. Kucoba untuk mengatur nafas, kucoba untuk menata perasaan ini... “Bisa mati muda gue kalo gini terus” hela nafasku mengiringi isi hatiku. Karena hidup harus seperti segmen yang tahu dimana ia harus memulai dan berhenti, bukan seperti vektor yang tak hingga terus melaju tanpa tahu diaman...